Jum'at sore yang cerah membuat saya merasa ingin segera merebahkan tubuh ini ke tempat tidur, rasa lelah sekali harus bolak balik mengendarai sepeda motor. Sesampainya di rumah, aku tak kunjung langsung melaksanakan niatku untuk istirahat meski rasanya tubuh ini pegaaaal sekali. Aku memutuskan untuk menelpon Adi. Entah apa awal pembicaraan kami ah iya setelah kami menonton acara reality show tentang hipnotis tiba-tiba Adi menanyakan Bobi, laki-laki yg dulu sempat 'dekat' denganku. Ia menanyakan apakah dulu aku pernah mempunyai niat untuk meninggalkan dia dan mencoba menjalin hubungan dengan Bobi, awalnya aku takut untuk jujur, salah-salah aku bisa menyinggung perasaannya dia tapi dia bilang bilang saja sejujurnya. Akhirnya aku berkata jujur padanya bahwa aku memang sempat ada niat untuk lebih memilih Bobi daripada dia tapi aku mencoba menjelaskan bahwa bukan Bobilah yang bisa membuatku nyaman, mungkin memang dia yang bisa selalu ada buat aku tapi aku tidak mau ambil resiko lebih jauh.
Setelah dia bertanya tentang itu, akupun bertanya balik dengan dia, apakah pernah terlintas di dalam hatinya untuk menduakan aku. Dia sempat terdiam sejenak dan menarik nafas, 'maaf nih ya yank sebelumnya, tp ini dulu. Iya aku pernah ada niat untuk ngeduain kamu tp cuma main-main aja kok'. Lalu aku menanyakan apakah sewaktu dia jalan dengan perempuan lain pernah ada kontak fisik seperti pegangan tangan, merangkul dan lain-lain.
A (Adi): maaf nih ya sebelumnya tapi ini udah lama banget yank........
Diam sejenak
B (Aku): kok diem?
A: huuuufft pertanyaan kamu kenapa ini sih?
B: lho emang kenapa? Aku kan cm mau tau aja.
A: oke oke tapi janji kamu ga marah?
B: iya..
A: oke, duluu waktu aku jalan sama Fita, aku megang tangannya dia tapi itu sebelum kita jadian.
Aku terdiam, mencoba sekuat tenaga menahan air mata.
B: terus?
A: ya sm Fita cuma sekedar itu aja. Kalo sama Wita, aku juga pegangan tangan sm dia, trus waktu dulu kita sempet putus, aku pernah jalan sm dia ke pantai, disana gelap, tiba-tiba pas aku lagi ngerokok dia meluk aku dari belakang.
Setelah mendengar pernyataan itu aku tak kuasa menahan air mata. Sakiiiit! Meskipun itu dulu, tp perempuan yang selama ini aku anggap perempuan yang baik, setelah mendengar pernyataan itu aku langsung merubah semua pikiranku tentang perempuan itu!!
Shiiit!!! Gue pikir dia ga akan seberani itu tp nyatanya aaahhhh siaaaaaal!!!
Saat itu entah kenapa rasa percayaku pada Adi agak meluntur. aku memang pernah berpikir seperti itu tapi semua aku tepis, aku percaya 100% dengannya tapi nyatanya aku salah, cukup tau!! Rasa setiaku saat itu seakan percuma!!
A: bep, tapi setelah kejadian aku sm Wita waktu itu, aku udah ga pernah lagi kaya gitu, maafin aku ya.
B: yaa..
A: kamu ga ilfeel kan sama aku?
B: nggak kok!
A: maaf bangeeet ya bep. Terus setelah kamu denger itu, pemikiran kamu tentang aku apa? Brengsek ya?
B: nggak kok, aku cukup tau aja.
A: cukup tau gimana maksudnya?
B: iya cukup tau, dulu itu aku emang sempet mikir kamu seperti itu tapi aku coba tepis tapi ternyataa yaaaa kenyataannya malah seperti itu.
Sabtu, 18 Juni 2011
Jumat, 03 Juni 2011
???
Mengapa kau pergi, Mengapa kau pergi
Di saat aku mulai mencintaimu,
berharap engkau jadi kekasih hatiku,
Malah kau pergi jauh dari hidupku,
Menyendiri lagi, Menyendiri lagi,
Di saat kau tinggalkan diriku pergi,
Tak pernah ada yang menhiasi hariku,
Di saat aku terbangun dari tidurku,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencintai dirimu,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencinta…….
Menyendiri lagi, Menyendiri lagi,
Di saat kau tinggalkan diriku pergi,
Tak pernah ada yang menhiasi hariku,
Di saat aku terbangun dari tidurku,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencintai dirimu,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencinta…….
Nggak tau kenapa setiap gue ngedenger lagu ini yang ada di kepala gue itu adalah 'mengalah'!! Apa gue harus ngerelain cowo gue gitu aja?! Gue ga sanggup kalo kaya gini terus, gue ngerasa bersalah udah buat dia sakit hati tp kalo gue ngerelain cowo gue ke dia, gimana nasib gue? Apa gue udah siap untuk kehilangan cowo gue?!
Udah hampir nyerah gue! Gue ga bisa berbuat apa2 lg! Gue ga punya nomor tuh cewe untuk nanya maunya dia apa?! Padahal gue sm dia itu sama2 perempuan, harusnya dia tau perasaan gue!! Aaaarrrrrrggggggggghhhhhhhhhh!!!
HARUS GUE NGERELAIN ORANG YANG GUE SAYANG?????
Di saat aku mulai mencintaimu,
berharap engkau jadi kekasih hatiku,
Malah kau pergi jauh dari hidupku,
Menyendiri lagi, Menyendiri lagi,
Di saat kau tinggalkan diriku pergi,
Tak pernah ada yang menhiasi hariku,
Di saat aku terbangun dari tidurku,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencintai dirimu,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencinta…….
Menyendiri lagi, Menyendiri lagi,
Di saat kau tinggalkan diriku pergi,
Tak pernah ada yang menhiasi hariku,
Di saat aku terbangun dari tidurku,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencintai dirimu,
Aku inginkan diri mu, datang dan temui aku,
Kan ku katakan padamu, aku sangat mencinta…….
Nggak tau kenapa setiap gue ngedenger lagu ini yang ada di kepala gue itu adalah 'mengalah'!! Apa gue harus ngerelain cowo gue gitu aja?! Gue ga sanggup kalo kaya gini terus, gue ngerasa bersalah udah buat dia sakit hati tp kalo gue ngerelain cowo gue ke dia, gimana nasib gue? Apa gue udah siap untuk kehilangan cowo gue?!
Udah hampir nyerah gue! Gue ga bisa berbuat apa2 lg! Gue ga punya nomor tuh cewe untuk nanya maunya dia apa?! Padahal gue sm dia itu sama2 perempuan, harusnya dia tau perasaan gue!! Aaaarrrrrrggggggggghhhhhhhhhh!!!
HARUS GUE NGERELAIN ORANG YANG GUE SAYANG?????
Senin, 30 Mei 2011
sifat itu susah untuk dihilangkan!!
pencemburu beraaaaaaat! sifat yang sudah mendarah daging di gue ketika gue benar-benar menyayangi sesorang! mungkin akan menyusahkan bagi dia karena terkadang sifat itu jadi sesuatu yang merisihkan bagi dia, ya siapapun wanita yang dekat denganya PASTI akan gue cemburui, mungkin itu yang membuat dia risih. bukan cm dia, bhakan gue sendiripun risih dengan sifat gue ini, risih karena gue selalu dalam ketakutan yang luar biasa ketika dia jalan dengan wanita lain. sekuat tenaga gue coba untuk menghilangkan rasa itu tp lagi-lagi aku tidak bisa mengontrol rasa itu dan lagi-lagi dia mencoba bersabar untuk menghadapi aku.
akupun sadar, sifat ini mungkin akan jadi bumerang bagiku suatu saat nanti. mungkin dia akan meninggalkanku karena sudah tak tahan lagi dengan aku yang terus-terusan seperti ini.
akupun sadar, sifat ini mungkin akan jadi bumerang bagiku suatu saat nanti. mungkin dia akan meninggalkanku karena sudah tak tahan lagi dengan aku yang terus-terusan seperti ini.
Minggu, 29 Mei 2011
kesalahanku padanya (part 2)
Adi, laki-laki yang saat ini menjadi kekasihku. Dia seorang yang baik, meski terkadang kebaikannya itulah yang membuatku sakit hati. Tapi sekarang, akulah yang membuatnya sakit hati, mungkin merasa terkhianati.
Bobi, dia teman dari temanku SMA, aku di kenalkan padanya saat aku dan Adi sempat putus. Awalnya aku menerima itu karena hanya untuk menghilangkan rasa sepi dan tidak sedikitpun terlintas untuk serius. Bobi anak yang baik dan cukup perhatian. Mungkin keadaan yang mengharuskan aku meminta bantuan padanya. Saat itu kondisiku tidak memungkinkan mengendarai motor sendiri, karena kakiku yang masih sakit dan dia menawarkan untuk mengantarku ke kampus, aku terima karena memang saat itu aku harus masuk kampus tapi dari sinilah awal mula kedekatan itu. Tidak sampai disitu, kedekatanku padanya semakin jadi, kami sering smsan. Karena mungkin aku merasa berhak untuk menceritakan, akhirnya aku menceritak perkenalanku pada Bobi ke Adi dengan maksud agar dia siapa yang sedang dekat padaku sekarang. Responnya sangat dingin, bahkan seperti tidak perduli. Tapi aku senang karena itu menunjukan bahwa dia masih sayang kepadaku. Akupun menceritak tentang Adi ke Bobi.
Selang beberapa minggu aku kenal Bobi, dia menyatakan perasaan sukanya padaku, aku kaget karena ini terlalu cepat dan dia sendiri tau bahwa aku masih menyayangi Adi. Aku tau mungkin memang dia yang bisa aku andalkan tp aku tidak bisa memilih dia karena aku tau suatu saat nanti aku pasti akan menyakiti dia.
Semua memang salahku, sejak saat itu aku berusaha untuk menjaga jarak pada Bobi. Hingga pada akhirnya, Adi menaruh curiga padaku, dia merasa aku berubah. Kamipun bertengkar hebat, yang membuatku menangis adalah kalimatnya 'kamu yang sekarang bukan km yg dlu, dlu km ga pernah deket sm cwo, anti bgt. Aku kangen km yg dlu', membaca kalimat itu hatiku sakit! Mulai saat itu aku bertekad untuk tidaaak berhubungan lagi dengan Bobi demi menjaga hubunganku dengan Adi, karena aku benar-benar menyayanginya!!
Bobi, dia teman dari temanku SMA, aku di kenalkan padanya saat aku dan Adi sempat putus. Awalnya aku menerima itu karena hanya untuk menghilangkan rasa sepi dan tidak sedikitpun terlintas untuk serius. Bobi anak yang baik dan cukup perhatian. Mungkin keadaan yang mengharuskan aku meminta bantuan padanya. Saat itu kondisiku tidak memungkinkan mengendarai motor sendiri, karena kakiku yang masih sakit dan dia menawarkan untuk mengantarku ke kampus, aku terima karena memang saat itu aku harus masuk kampus tapi dari sinilah awal mula kedekatan itu. Tidak sampai disitu, kedekatanku padanya semakin jadi, kami sering smsan. Karena mungkin aku merasa berhak untuk menceritakan, akhirnya aku menceritak perkenalanku pada Bobi ke Adi dengan maksud agar dia siapa yang sedang dekat padaku sekarang. Responnya sangat dingin, bahkan seperti tidak perduli. Tapi aku senang karena itu menunjukan bahwa dia masih sayang kepadaku. Akupun menceritak tentang Adi ke Bobi.
Selang beberapa minggu aku kenal Bobi, dia menyatakan perasaan sukanya padaku, aku kaget karena ini terlalu cepat dan dia sendiri tau bahwa aku masih menyayangi Adi. Aku tau mungkin memang dia yang bisa aku andalkan tp aku tidak bisa memilih dia karena aku tau suatu saat nanti aku pasti akan menyakiti dia.
Semua memang salahku, sejak saat itu aku berusaha untuk menjaga jarak pada Bobi. Hingga pada akhirnya, Adi menaruh curiga padaku, dia merasa aku berubah. Kamipun bertengkar hebat, yang membuatku menangis adalah kalimatnya 'kamu yang sekarang bukan km yg dlu, dlu km ga pernah deket sm cwo, anti bgt. Aku kangen km yg dlu', membaca kalimat itu hatiku sakit! Mulai saat itu aku bertekad untuk tidaaak berhubungan lagi dengan Bobi demi menjaga hubunganku dengan Adi, karena aku benar-benar menyayanginya!!
kesalahanku padanya (part 1)
Dulu, saat duduk di bangku SMA aku mendapatkan seorang pacar yang sangaaaaaaaaaaaaat setiaa saking setianya dia bahkan tidak pernah berhubungan dengan wanita kecuali teman-teman sekolah, aku bersyukur karena aku tidak perlu repot-repot menaruh curiga padanya karena aku sepenuhnya percaya tp lambat laun aku merasa jenuh akan hubunganku yang lurus-lurus saja, tidak ada konflik sama sekali. Saat titik kejenuhanku memuncak, dia (mantan pacarku) kembali lagi mengisi hari-hariku, aku tau ini salah tp aku tetap saja menjalin hubungan di belakang pacarku. Salahku yang terlalu menganggap serius ucapan-ucapannya, akupun mulai goyah, perasaan-perasaan yang dulu tiba-tiba muncul kembali. Kebimbangan melandaku, aku bingung, aku takut untuk mengambil keputusan. Sampai pada akhirnya pacarku tau bahwa aku masih memiliki perasaan terhadap mantan kekasihku itu, dan ia memutuskan untuk merelakanku untuknya. Sebuah keputusan yang menyakitkan tapi akan lebih jika aku terus-terusan menyakiti dia.
Hubungan yang semula aku anggap akan bahagia ternyata sirna, dia, dia yang aku pilih berubah menjadi seseorang yang sangat tidak perduli, entah aku yang kurang mengerti dia atau memang dia yang seperti itu. Semua pengorbananku seakan terbuang sia-sia. Hubunganku dengan akhirnya putus di tengah jalan, karena aku tak sanggup bertahan dengan sikapnya yang begitu tidak perduli padaku.
Hubungan yang semula aku anggap akan bahagia ternyata sirna, dia, dia yang aku pilih berubah menjadi seseorang yang sangat tidak perduli, entah aku yang kurang mengerti dia atau memang dia yang seperti itu. Semua pengorbananku seakan terbuang sia-sia. Hubunganku dengan akhirnya putus di tengah jalan, karena aku tak sanggup bertahan dengan sikapnya yang begitu tidak perduli padaku.
pengertian
Hmm jadi perempuan yang pengertian itu ternyata ga gampang! Susaaaaah dan harus butuh kesabaran yang ekstra!
Sudah 2 hari belakangan ini dia menon-aktifkan handphone-nya karena ada temannya yang terus-terusan sms dan telpon dia, akhirnya dia memutuskan untuk mematikan handphone-nya sementara. Ku pikir hanya beberapa jam tp ternyata hampir seharian dia mematikan handphone-nya, jujur baru kali ini kita berdua benar-benar jarang smsan, dan yaaa harus aku akui aku kangeeeeeen!! Memang sih dia masih sempat untuk menelponku, aku hargai usahanya itu tp jujur sampai kapan harus begini???
Tapi aku tidak boleh egois memikirkan kepentinganku sendiri, aku harus bisa mengerti posisi dia sekarang, aku percaya kamu disana baik-baik saja, meski hati ini tak bisa berbohong aku khawatir dan sangaaat merindukanmu!!
Aaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh :'(
Sudah 2 hari belakangan ini dia menon-aktifkan handphone-nya karena ada temannya yang terus-terusan sms dan telpon dia, akhirnya dia memutuskan untuk mematikan handphone-nya sementara. Ku pikir hanya beberapa jam tp ternyata hampir seharian dia mematikan handphone-nya, jujur baru kali ini kita berdua benar-benar jarang smsan, dan yaaa harus aku akui aku kangeeeeeen!! Memang sih dia masih sempat untuk menelponku, aku hargai usahanya itu tp jujur sampai kapan harus begini???
Tapi aku tidak boleh egois memikirkan kepentinganku sendiri, aku harus bisa mengerti posisi dia sekarang, aku percaya kamu disana baik-baik saja, meski hati ini tak bisa berbohong aku khawatir dan sangaaat merindukanmu!!
Aaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh :'(
Sabtu, 30 April 2011
letih
jenuh dengan ini semua, kapan semua berakhir? bosan dengan jarak yang begitu jauh memisahkan aku dan dia!! hubungan ini terlihat sebagai hubungan hitam di atas putih! hanya menuliskan dia pacarku dan aku pacarnya. sampai kapan aku bisa bertahan seperti ini?
banyak orang yang menawarkan diri untuk menggantikan dia, tapi aku tidak mau, yang aku mau dia! hanya dia bukan yang lain. namun keletihan menunggunya tak bisa aku pungkiri. namun ketika aku di pisahkan dengannya aku tak bisa.
harus berapa lama lagi aku menunggumu pulang?!
banyak orang yang menawarkan diri untuk menggantikan dia, tapi aku tidak mau, yang aku mau dia! hanya dia bukan yang lain. namun keletihan menunggunya tak bisa aku pungkiri. namun ketika aku di pisahkan dengannya aku tak bisa.
harus berapa lama lagi aku menunggumu pulang?!
Langganan:
Postingan (Atom)
